Bikes Wheels

General Blog Info

sablon-digital

Sablon digital merupakan salah satu teknik sablon yang biasa digunakan saat ini. Selain sablon digital, teknik lain yang umum digunakan adalah teknik manual, sublimasi, dan polyflex.

Apa itu sablon digital?

Sablon digital adalah jenis teknik sablon yang sudah tidak lagi menggunakan perangkat yang digunakan pada teknik sablon manual seperti screen, rakel, dan emulsi foto melainkan gambar dicetak dengan menggunakan alat semacam alat print.

Alat utama dalam teknik sablon digital adalah mesin DTG (Direc to Garment). Dengan menggunakan alat ini maka tidak diperlukan lagi alat seperti transfer paper. Akan tetapi dalam teknik ini tetap harus menggunakan mesin press agar hasil sablonan yang dihasilkan menjadi tahan lama.

Sejarah sablon DTG

Membahas mengenai sejarah teknik ini tentunya tidak terlepas dari sejarah mesin DTG itu sendiri. Awalnya, sekitar tahun 50-an para ahli mulai mengembangkan teknologi printer injeksi. Berlanjut ke tahun 80-an dimana saat itu iprinter telah tersedia dipasaran dan diperuntukkan untuk umum.

Kemudian pada tahun 2004, mesin DTG pertama kali berhasil dibuat dan mulai dikenalkan ke khalayak umum. Saat awal kemunculannya ini, mesin DTG tidak bisa digunakan untuk menyablon pada kaos yang berwarna hitam dikarenakan saat itu belum ditemukan adanya tinta warna putih.

Barulah pada tahun 2005 saat tinta putih mulai dirilis dan mesin DTG ini mulai bisa digunakan untuk menyablon kaos yang berwarna hitam. Dengan menggunakan sablon digital ini maka sekarang konveksi baju dan kaos layaknya https://konveksi.co lebih mudah dalam pembuatan kaos.

Alat dan bahan sablon digital

Ada beberapa alat yang perlu diketahui terkait dengan pembuatan sablon digital ini, diantaranya :

Alat hotgun riegun untuk pemanas

Alat pemanas ini berfungsi untuk mengeringkan sablon dengan cara memanaskannya. Cara kerja alat ini mirip seperti hair dryer yang mengeluarkan uap panas. Alat ini digunakan sebelum kaos hasil cetakan di press.

Kompresor

Kompresor adalah alat yang berfungsi untuk membuat pori-pori kain menjadi lebih rapat. Pori-pori yang rapat akan membuat tinta sablon bisa melekat dengan baik. Selain itu, alat ini juga biasa digunakan untuk menyemprotkan epoxy sebelum kaos dimasukkan ke mesin pres. Fungsi dari penyemprotan ini juga untuk membuat hasil sablonan menjadi lebih awet.

READ  Cara Merawat dan Mencuci Baju Futsal Agar Awet

Kertas teflon

Kertas teflon ini berfungsi untuk melapisi kaos yang akan dipress agar panas dari mesin pres tidak langsung mengenai bagian yang disablon.

Mesin cetak/printer DTG

Mesin cetak DTG merupakan alat utama dalam proses pembuatan sablon digital ini. Karena dengan alat inilah tinta sablon akan ditempelkan ke kaos. Cara kerja dari mesin DTG ini sama seperti mesin print yang biasa digunakan untuk mengeprint kertas.

Sama seperti mesin print pada umumnya, mesin DTG ini perlu dihubungkan ke komputer dengan menggunakan sebuah softwere agar mesin ini bisa dioperasikan.

Mesin press

Mesin press ini berfungsi untuk membuat hasil sablonan menjadi lebih awet. Cara kerjanya adalah dengan menekan kaos yang sudah disablon dan menyebarkan suhu panas dipermukaannya.

Sebelum di press, kaos yang telah disablon perlu dikeringkan terleboh dahulu dengan alat hotgun. Setelah itu disemprot epoxy dan dilapisi kain teflon baru kemudian dilakukan pengerpresan.

Sepaket tinta, catridge, dan cairan pembersih

Mesin DTG membutuhkan tinta dan catridge sama seperti mesin print pada umumnya. Untuk perawatan, mesin DTG perlu dibersihkan secara teratur dengan cairan pembersih agar mesin tidak rusak.

Komputer

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, mesin DTG ini perlu dihubungkan ke komputer untuk bisa dioperasikan karena cara kerjanya pun sama seperti mesin print kertas yang biasa kita gunakan.